Dunia Tidak Sabar Amati Andrea Pirlo Kalah

Info88bola.com – Dunia Tidak Sabar Amati Andrea Pirlo Kalah. Presiden Juventus, Andrea Agnelli, memperhitungkan disaat ini dunia tidak tabah buat memandang kekalahan Andrea Pirlo. Sedangkan, klub menjamin hendak senantiasa terletak di balik si pelatih.

Juventus secara mengejutkan memilah Andrea Pirlo bagaikan pelatih baru pada awal musim 2020/ 2021. Mantan maestro lini tengah Italia itu mengambil alih kedudukan Maurizio Sarri.

Kapasitas Andrea Pirlo bagaikan pelatih tim selevel Juventus diragukan. Karena, Pirlo belum sempat melatih tim mana juga tadinya. Apalagi, disaat meneken kontrak, ia belum menemukan lisensi melatih.

Juventus awal mulanya memproyeksikan Pirlo buat jadi pelatih tim U- 23. Hendak namun, hasil kurang baik yang didapat Sarri membuat Juventus wajib memilah Pirlo bagaikan pelatih buat Cristiano Ronaldo serta kolega.

Dunia Tidak Sabar Menunggu Kekalahan Andrea Pirlo

Andrea Pirlo telah memainkan 2 laga di Serie A musim 2020/ 2021. Hasil laga melawan Napoli tidak dihitung. Pirlo sanggup menemukan 4 gol hasil menang lawan Sampdoria serta imbang melawan AS Roma.

Dunia di dekat kita tidak tabah buat memperhitungkan sebagian kekalahan, buka Andrea Agnelli dilansir dari Football Italia.

Apa yang kurang dari Andrea Pirlo merupakan tidak terdapatnya tahap pramusim serta pengalaman awal duduk di bangku cadangan[menjadi pelatih], sambung Andrea Agnelli.

Andrea Pirlo sendiri mengakui bila ia perlu laga pramusim. Karena, ia memiliki sebagian ilham berbeda yang mau diterapkan. Lantaran tidak terdapat pramusim, Pirlo juga melaksanakan coba- coba taktik pada 2 laga awal Juventus.

Tetap Di Balik Andrea Pirlo

Kinerja Andrea Pirlo hendak menemukan banyak sorotan. Hasil imbang hendak buatnya menuai kritik, terlebih kalah. Tetapi, Andrea Agnelli membenarkan kalau klub tetap terletak di balik pelatih 41 tahun.

Kita wajib mendampingi awal karir Pirlo yang tidak hendak lepas dari rintangan. Begitu kami hadapi satu momen kurang baik, dunia hendak berupaya memukul Juventus sebab opsi yang kami buat.

Komposisi staf ini merupakan yang sangat modern yang saya amati. Tiap orang memiliki tugas serta tiap orang memiliki pemahaman buat bekerja atas kedudukan tersebut, tutup Andrea Agnelli.

, , , , , , , ,