Juventus Akhirnya Jadi Juara Serie A 2018/19

Info88bola.com. Juventus Akhirnya Jadi Juara Serie A 2018/19. Juventus pada akhirnya sukses pastikan titel juara Serie A 2018/19. Kepastian ini didapatkan usai tundukkan Fiorentina 2-1 di giornata ke-33, Sabtu (20/4) atau Minggu pagi hari WIB.

Dua gol Juventus di pertandingan ini diciptakan Alex Sandro serta gol bunuh diri pemain Fiorentina, German Pezzella.

Juventus mengumpulkan total 87 point dari 33 laga. Jumlahnya point mereka ini tidak dapat dikejar Napoli yang baru mengumpulkan 67 point dengan lima laga bekas.

Kemenangan ini telah lama ditunggu Juventus, yang seringkali lepas mereka temukan sebab konsentrasi yang terdiri pada Liga Champions semenjak minggu kemarin. Agar demikian, Juve sangatlah kuat sebab sukses menutup juara cukup dengan 33 laga, sangat cepat diantara lima liga top Eropa.

Titel juara ini adalah titel ke-8 berturut-turut yang sukses dicapai pasukan Massimiliano Allegri. Juve dapat dibuktikan begitu digdaya di Serie A, delapan tahun juara berturut-turut bukan catatan yang gampang dicapai atau dipatahkan.

Juve sebetulnya bermain tidaklah terlalu baik walau waktu menaklukkan Fiorentina. Mereka sudah sempat ketinggalan terlebih dulu serta memerlukan dikit pertolongan keberuntungan untuk menang. Semangat scuad Juve terlihat membara untuk menjawab keinginan publik Turin

Baru beberapa waktu waktu lalu, mimpi Juventus di Liga Champions gagal di perempat final sesudah dikalahkan Ajax Amsterdam. Bianconeri sukses melupakan minggu jelek untuk mengusung trofi Serie A satu kali lagi, yang menyatakan dominasi mereka pada sepak bola Italia.

Tidak Ada Lawan, Juventus Akhirnya Jadi Juara

Kemampuan Juve di Serie A tidak butuh disangsikan . Saat sekian tahun, belumlah ada team yang dapat berkompetisi ketat dengan Juve. Napoli sempat hampir mengerjakannya pada musim 2017/18 lantas, tapi selanjutnya kualitas pemain Juve yang jadi pembeda.

Juve pun nampaknya tidak melambat. Walau sukses memenangkan Serie A dalam delapan musim paling akhir, mereka siap jadi juara dalam beberapa musim ke depan dengan menghadirkan beberapa pemain terunggul untuk selalu menguatkan scuad. Tempat Massimiliano Allegri pun mungkin digusur pelatih yang lebih baik.

Kesuksesan Juve ini pula dikarenakan oleh situasi pertarungan Serie A. Lihat kemampuan tim-tim top Serie A musim ini – Napoli, Inter Milan, AC Milan – nampaknya Juve belum juga dapat dikejar paling tidak dua musim ke depan. Itu juga dengan prasyarat Juve lakukan kekeliruan sendiri.

Harapan Liga Champions

Walau menguasai di Serie A, Juve miliki mimpi besar yang belum terjadi: memenangkan Liga Champions. Mereka sukses sampai dua final, tapi tidak berhasil di kedua-duanya. Kegagalan itu tidak membuat Juve pupus, semangat mereka malah semakin membara.

Karenanya, musim ini Cristiano Ronaldo dihadirkan. Ronaldo adalah pemain terunggul dalam riwayat Liga Champions serta diinginkan dapat menolong Juve melalui garis finish.

Sayangnya, Ronaldo saja belum cukuplah. Juve malah dibikin bertekuk lutut di perempat final musim ini, pas di depan Ajax Amsterdam yang jadi momok menakutkan untuk Juventus.

Karenanya, musim depan pertanyaan paling besar Juventus cuma satu: apa yang butuh mereka kerjakan untuk memenangkan Liga Champions?

, , , , , ,