Lionel Messi Sudah Tidak Fantastis Lagi

Info88bola.com – Lionel Messi Sudah Tidak Fantastis Lagi. Tidak ada yang dapat mengingkari jika kapten Barcelona, Lionel Messi, adalah pemain yang fantastis di masa ini. Terkecuali legenda Argentina, Hugo Gatti, yang merasakan jika Messi telah mulai alami penurunan akhir-akhir ini.

Messi sekarang telah berusia 32 tahun. Tetapi catatan gol dan assistnya masih kelihatan keren bila dibanding dengan pemain yang lain. Dari keseluruhan 30 tampilan pada musim ini, dia telah mencatatkan 23 gol serta 16 assist.

Sayangnya perform apiknya itu tidak disertai dengan hasil positif buat Barcelona. Di La Liga, mereka telah menelan lima kekalahan serta empat hasil seimbang serta saat ini tempati rangking ke-2, pas dibawah Real Madrid.

Jadi lumrah jika banyak yang skeptis dengan andilnya di atas lapangan. Diantaranya datang dari Gatti, yang dahulunya pernah menguatkan Boca Juniors jadi seorang kiper.

Lionel Messi Sudah Tidak Fantastis

Beberapa waktu lalu, Gatti pernah melemparkan kritik pada Messi. Dia memandang kompatriotnya itu tampil seperti seorang pemain pensiunan yang kembali merumput sesudah demikian lama.

Tidak lama sesudahnya, dia kembali melayangkan kritik pada peraih enam trofi Ballon d’Or itu. Gatti serta tidak sungkan untuk menyebutkan Messi tidak fantastis seperti dahulu kala.

Messi adalah seorang fantastis, tetapi ia tidak jadi figur fantastis saat ini. Ia sdauh seringkali berjalan di atas lapangan. Ia harus bermain lebih baik, tutur Gatti pada El Chiringuito.

Harus Lebih Baik

Sebab ketidakseriusan Messi dalam bermain, menurut Gatti, irama permainan Barcelona juga jadi amburadul. Ditambah lagi dalam kondisi dimana semua team benar-benar tergantung pada tindakan magisnya.

Messi harus lebih baik , ia terlatih bermain dalam irama yang melelahkan, berjalan serta mereka yang mengetahui sepak bola merasai hal sama. Bangkitlah, nak. Anda harus tampil dengan bagus, sambungnya.

Waktu ada seorang pemain seperti Messi, rasa-rasanya seperti bersama dengan Maradona serta Pele, serta rekanan segrupnya tetap memberi bola pada ia untuk memenangi laga, imbuhnya.

Mereka mengakibatkan kerusakan team serta tidak memberi semua yang dipunyai ke permainan. Team telah terlatih memberi bola pada ia serta bukan yang lain, ujarnya.

, , , , , , , , , ,